Saturday, July 7, 2012

Fabregas Cemaskan Kondisi Alba


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, mencemaskan kondisi rekan barunya, Jordi Alba. Menurutnya, ia bisa dalam kondisi tak 100 persen di kompetisi baru, jika ikut memperkuat Spanyol di Olimpiade London.

Pemain 23 tahun itu baru dibeli dari Valencia. Dia tampil menawan bersama Spanyol di Piala Eropa 2012 dan mencetak gol di final untuk membawa "La Furia Roja" juara. Setelah itu, ia kembali dipanggil memperkuat timnas Spanyol untuk tampil di Olimpiade, Juli ini. Sebab itu, Fabregas khawatir dia akan kelelahan saat memasuki musim kompetisi baru.

"Sangat normal bahwa ia ingin pergi (main di Olimpiade). Kalau pemain seusiaku jelas tak akan mampu mengalami hal itu (main secara terus-menerus). Di Barcelona, kami harus bermain dalam 65 sampai 70 pertandingan dalam semusim dan kerja terlalu keras akan berisiko," jelas Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

"Ini akan tergantung kepada kekuatan fisik seseorang. Ketika Anda berada di awal usia 20-an tahun, Anda mungkin bisa menerima beban ini. Tapi, akan sangat baik jika dia (Alba) segera bersama kami secepatnya," tambahnya.

Alba memang maih berumur 23 tahun. Namun, namun masa istirahatnya amat pendek. Selesai mengarungi musim 2011-12, dia langsung bersama timnas Spanyol. Piala ERopa 2012 berakhir, dia kembali harus bergabung dengan tim Olimpiade. Selain bisa kelelahan, cedera juga bisa mengancam Alba.


Via: Fabregas Cemaskan Kondisi Alba

Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, punya pandangan sendiri siapa saja yang pantas mendapat Ballon d'Or tahun ini. Menurutnya, mereka hanya empat pemain dan tak termasuk Cristiano Ronaldo.

"Atas apa yang telah mereka perbuat dalam kariernya, maka Xavi (Hernandez) dan Iker (Casillas) pantas menang (Ballon d'Or). Atas apa yang dia perbuat di Piala Eropa 2012, maka Andres Iniesta harusnya mendapatkannya. Dan, karena dia masih pemain terbaik, maka Lionel Messi juga bisa memenangkannya," kata Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

Fabregas tak terlalu menilai Cristiano Ronaldo punya peluang besar memenangkan prediket pemain terbaik dunia itu. Meski begitu, dia tetap mengapresiasi kualitas Ronaldo.

"Cristiano Ronaldo? Ia memiliki musim yang hebat," katanya.


Via: Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas

Ronaldo: Nomor 9 Takkan Mati


SAO PAULO, KOMPAS.com - Pemain legendaris Brasil, Ronaldo, memuji strategi Pelatih Vicente del Bosque yang tak memakai nomor 9 (striker murni) di Piala Eropa 2012 dan sukses sebagai juara. Namun, katanya, nomor 9 tak akan mati dan tetap menjadi bagian dari sepak bola.

Pada Piala Eropa 2012, Del Bosque memang membuat strategi unik. Di beberapa pertandingan, dia tak memainkan striker murni. Posisi itu ditempati seorang gelandang, Cesc Fabregas, yang kemudian sering disebut sebagai nomor 9 palsu. Dia baru memasang striker murni pada menit-menit tertentu. Spanyol sukses dan menjadi juara, setelah di final mengalahkan Italia 4-0.

"Sepak bola telah berubah. Saya kira Spanyol melakukan pekerjaan dengan hebat tanpa nomor 9. Saya tahu Del Bosque dengan baik. Saya dilatih dia kala masih di Real Madrid dan dia selalu memakai nomor 9 asli," jelas Ronaldo seperti dilansir surat kabar Spanyol, Marca.

Tentang strategi tanpa nomor 9, menurut Ronaldo sah-sah saja. "Itu tergantung dari setiap pertandingan, lawan yang dihadapi, dan banyak faktor lagi. Saya kira, nomor 9 tetap akan eksis dan terus menjadi salah satu figur penting dalam pertandingan sepak bola," katanya.

Ronaldo pernah melanglang Eropa. Selaim membela PSV Eindhoven, dia juga pernah bermain di Barcelona pada 1996-1997. Membela Inter Milan selama lima tahun, kemudian dia pindah ke Real Madrid. Membela Madrid dalam 200 pertandingan, dia kemudian pindah ke AC Milan pada 2007.

Meski begitu, dari semua klub Eropa yang pernah ia bela, Real Madrid tim yang ia suka. "Saya lebih sebagai fans Real Madrid," akunya.

Meski begitu, dia mengakui bintang Barcelona, Lionel Messi, sebagai pemain terbaik dunia, bukan bintang Madrid, Cristiano Ronaldo. "Tak ada keraguan bahwa Messi adalah pemain terbaik dunia," tegasnya.


Via: Ronaldo: Nomor 9 Takkan Mati

Park Ji-sung Pindah ke QPR


MANCHESTER, KOMPAS.com - Queens Park Rangers (QPR) mendapatkan gelandang Manchester United (MU), Park Ji-sung. Pemain Korea Selatan berumur 31 tahun itu ditransfer dengan nilai 5 pounds (sekitar Rp 72,8 miliar).

Park Ji-sung sudah tampil 133 kali di Premier League bersama MU. Sejak kepindahannya dari PSV Eindhoven ke MU, ia sudah mencetak 19 gol. Bersama "Setan Merah", ia ikut menjuarai empat Premier League dan satu Liga Champions.

Belum disebutkan berapa lama Park Ji-sung dikontrak QPR. Yang pasti, di QPR dia mendapat jaminan menjadi pemain inti daripada di MU.

Park mengawali karier profesionalnya di klub Jepang, Kyoto Purple Sanga. Dia tampil memukau di Piala Dunia 2002 dan kemudian dikontrak PSV Eindhoven. Ternyata, di klub Belanda itu ia juga bermain bagus hingga dibeli MU pada 2005. (BBC)


Via: Park Ji-sung Pindah ke QPR

Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins


Vosges - Chris Froome berhasil memenangi etape 7 Tour de France. Sementara rekan setimnya di Team Sky, Bradley Wiggins, berhasil merebut yellow jersey usai menuntaskan etape ini di posisi tiga.

Dalam etape yang terbentang sepanjang 199 km antara Tomblaine La Planche des Belles Filles dengan kontur sedikit berbukit, Sabtu (7/7/2012) waktu setempat, Froome berhasil mencatatkan waktu 4 jam 58 menit dan 35 detik.

Juara bertahan Cadel Evans dari tim BMC Racing harus puas menyudahi etape ini dengan berada di posisi dua. Sementara itu Wiggins menempati posisi tiga di etape ini dengan catatan waktu setara dengan Evans, memperlihatkan betapa ketatnya persaingan.

Hasil tersebut membuat Wiggins kini berhak menyandang yellow jersey yang ia rebut dari Fabian Cancellara. Dari tujuh etape yang sudah berlangsung, inilah kali pertama yellow jersey tak disandang oleh Cancellara yang membela panji tim RadioShack-Nissan.

Di klasemen keseluruhan, Wiggins kini memimpin 10 detik dari Evans, sedangkan Vincenzo Nibali dari tim Liquigas menguntit di posisi tiga, terpaut 16 detik. Demikian diwartakan Reuters.

Hasil Etape VII Tour de France

1. Chris Froome (Britain / Team Sky) 4:58:35"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +2"
3. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky)
4. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +7"
5. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +19"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +44"
7. Pierre Rolland (France / Europcar) +46"
8. Janez Brajkovic (Slovenia / Astana)
9. Denis Menchov (Russia / Katusha) +50"
10. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +56"

Klasemen Keseluruhan Usai Etape VII

1. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) 34:21:20"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +10"
3. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +16"
4. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +32"
5. Denis Menchov (Russia / Katusha) +54"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +59"
7. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +1:09"
8. Nicolas Roche (Ireland / AG2R) +1:22"
9. Chris Froome (Britain / Team Sky) +1:32"
10. Michael Rogers (Australia / Team Sky) +1:40"






Via: Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins

Makan Bersama Xabi Alonso Bayar Rp 2,5 juta


JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mengadakan jumpa pers, kedatangan Xabi Alonso ke Indonesia juga dimanfaatkan pihak sponsor untuk acara meet and greet di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012) malam. Para peserta mendapat kesempatan bertemu lebih dekat dengan bintang Real Madrid asal Spanyol itu usai makan malam di tempat yang sama.

Meski tiket meet and greet dibanderol sebesar Rp 2,5 juta, animo para penggemar ternyata cukup besar. Terbukti, sebanyak 83 peserta rela merogoh koceknya dalam-dalam demi mimpi bertemu Alonso.

Kesan yang didapat dari para peserta pun beragam. Kebanyakan peserta merasa puas bisa berfoto dan mendapat tangan dari pemain idolanya. Namun, ada juga yang agak kecewa lantaran begitu singkatnya bersua Alonso.

"Acara ini bagus, karena memberikan kesempatan bagi penggemar untuk bertemu langsung dengan Xabi Alonso. Ini kesempatan yang sangat langka," kata David H, salah satu peserta meet and greet.

Sementara, tanggapan berbeda datang dari Adi Dwijayadi, fans Real Madrid. "Saya baru pertama kali ikut acara seperti ini. Agak kecewa, karena cuma dapat kesempatan sekali foto dan sekali tanda tangan. Ini di luar bayangan saya," jelasnya.


Via: Makan Bersama Xabi Alonso Bayar Rp 2,5 juta

Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah


Silverstone - Fernando Alonso akan mengawali balapan GP Inggris Raya dari posisi terdepan, setelah mengukir catatan waktu terbaik dalam sesi kualifikasi yang sempat disetop sekitar 1,5 jam akibat hujan.

Sesi kualifikasi yang berjalan Sabtu (7/7/2012) malam WIB sempat disetop karena hujan yang membuat kondisi lintasan dinilai tidak aman. Penyetopan dengan kibaran bendera merah itu dilakukan di sesi Q2 kualifikasi.

Ketika akhirnya sesi kualifikasi berjalan lagi, kondisi lintasan yang masih basah membuat persaingan berebut waktu tercepat jadi kian sengit. Di akhir Q2 Sergio Perez dan Nico Rosberg bahkan terpangkas, meski sebelum bendera merah dikibarkan sempat ada di posisi depan.

Pada akhirnya, Alonso dari Ferrari berhasil menuntaskan sesi kualifikasi dengan waktu terbaik. Catatannya yang 1 menit 51,746 detik tidak bisa dilampaui pebalap lain.

Mark Webber dari Red Bull sementara itu ada di posisi dua, diikuti oleh Michael Schumacher
Via: Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah

Stoner Start Terdepan di Sachsenring


Sachsenring - Pebalap Repsol Honda Casey stoner akan start terdepan di balapan MotoGP Jerman setelah berhasil keluar sebagai yang tercepat di sesi kualifikasi dengan mengungguli Ben Spies dan Dani Pedrosa.

Di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, sesi sempat diwarnai hujan deras. Namun, Stoner memanfaatkan lintasan yang mengering di akhir untuk merebut pole dengan catatan waktu 1 menit 31,796 detik.

Spies, yang memperkuat Yamaha, berada di belakang Stoner dengan selisih waktu 0,193 detik dengan Pedrosa melengkapi barisan depan.

Hasil cukup memuaskan juga didapat pebalap Tech 3 Yamaha Cal Cruthclow yang menempati posisi empat. Sementara Jorge Lorenzo berada di urutan kelima.

Stefan Bradl, yang sempat memimpin kualifikasi harus puas berada di urutan keenam dibuntuti oleh Nicky Hayden dan Andre Dovizioso. Valentino Rossi di posisi sembilan dan Aleix Espargaro melengkapi posisi 10 besar.

Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman

1. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 1m 31.796s
2. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 31.989s
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 32.081s
4. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 32.288s
5. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 1m 32.381s
6. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 32.510s
7. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 1m 32.795s
8. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 33.205s
9. Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) 1m 33.217s
10. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 33.900s
11. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 1m 34.088s
12. Hector Barbera ESP Pramac Racing (GP12) 1m 34.542s
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) 1m 34.649s
14. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) 1m 34.651s
15. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 1m 34.938s
16. Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) 1m 35.590s
17. Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 1m 35.595s
18. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 35.962s
19. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) 1m 36.183s
20. James Ellison GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) 1m 36.355s
21. Franco Battaini ITA Cardion AB Motoracing
Via: Stoner Start Terdepan di Sachsenring

Transfer Modric ke Madrid Tunggu "Izin" Tottenham


LONDON, KOMPAS.com - Gelandang Tottenham Hotspur, Luca Modric, dikabarkan Mirror telah mencapai kesepakatan personal dengan Real Madrid, yang salah satunya adalah kontrak empat tahun, dan kepastian transfer tinggal menunggu lampu hijau dari Tottenham.

"Segalanya sudah diselesaikan dengan baik. Luka dan Madrid mencapai kesepakatan tentang semua hal. Satu-satunya masalah adalah posisi Tottenham, yang membuat keadaan agak sulit," ujar sumber Mirror.

"Namun, semuanya akan diselesaikan. Yang lebih penting, ini akan diselesaikan dengan cepat," tambah sumber tersebut.

Menurut Mirror, tawaran Madrid untuk Modric di bawah permintaan pemilik "Spurs", Daniel Levy. Madrid disebut mengajukan penawaran senilai 28 juta poundsterling, sementara Levy disebut menginginkan sekitar 35 juta poundsterling.

Meski begitu, "Spurs" disebut memilih menjual Modric ke Madrid, ketimbang bernegosiasi dengan peminat dari Premier League. Klub Premier League yang disebut berminat merekrut Modric adalah Chelsea dan Manchester United.


Via: Transfer Modric ke Madrid Tunggu "Izin" Tottenham

Sesi Pamungkas Milik Alonso


Silverstone - Pebalap Ferrari Fernando Alonso tampil maksimal di latihan bebas ketiga GP Inggris. Alonso mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli Jenson Button dan Romain Grosjean.

Dalam sesi di Sirkuit Silverstone, Sabtu (7/7/2012) sore WIB, Alonso mencetak 1 menit 32,167 detik dengan melahap sebanyak 21 lap. Button di belakangannya dengan terpaut 0,153 detik.

Grosjean, yang memuncaki sesi kedua, berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 1 menit 32,358 detik dan memutari lintasan sebanyak 25 kali.

Sang juara Sebastian Vettel berhasil meningkatkan performanya usai di dua latihan bebas sebelumnya terlempar dari posisi 10 besar. Kali ini pebalap Red Bull ini naik ke posisi empat diikuti Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton.

Nasib berbeda diterima rekan se-tim Vettel, Mark Webber. Pebalap Australia ini justru melorot ke urutan 13 dengan catatan waktu 1 menit 33,398 detik.


Hasil Free Practice III GP Inggris

1. Fernando Alonso Ferrari 1m32.167s 21
2. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m32.320s + 0.153s 20
3. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m32.358s + 0.191s 25
4. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m32.420s + 0.253s 21
5. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m32.454s + 0.287s 25
6. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m32.477s + 0.310s 20
7. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m32.622s + 0.455s 21
8. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m32.940s + 0.773s 19
9. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m33.046s + 0.879s 20
10. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m33.150s + 0.983s 19
11. Bruno Senna Williams-Renault 1m33.267s + 1.100s 25
12. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m33.367s + 1.200s 20
13. Mark Webber Red Bull-Renault 1m33.398s + 1.231s 24
14. Michael Schumacher Mercedes 1m33.462s + 1.295s 24
15. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m33.673s + 1.506s 22
16. Felipe Massa Ferrari 1m33.674s + 1.507s 21
17. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m33.707s + 1.540s 21
18. Nico Rosberg Mercedes 1m33.733s + 1.566s 15
19. Heikki Kovalainen Caterham-Renault 1m34.298s + 2.131s 18
20. Vitaly Petrov Caterham-Renault 1m34.781s + 2.614s 20
21. Timo Glock Marussia-Cosworth 1m36.605s + 4.438s 18
22. Charles Pic Marussia-Cosworth 1m37.060s + 4.893s 14
23. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m37.269s + 5.102s 23
24. Pedro de la Rosa HRT-Cosworth 1m37.429s + 5.262s 17


Via: Sesi Pamungkas Milik Alonso

Pelajaran Berharga dari Pengalaman Hidup Alonso


Meski sang ayah, Periko Alonso, merupakan mantan pemain Real Sociedad dan Barcelona, keinginan Xabi Alonso menjadi pesepak bola datang dari dirinya sendiri.

"Aku tidak mendapat tekanan menjadi pemain sepak bola dari ayah. Kalau ibu, sih, mengingatkanku untuk terus belajar di bangku sekolah," tandas Alonso saat konferensi pers di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012).

Pria bertinggi 183 sentimeter itu memulai karier di klub asal Bosque, Real Sociedad, pada 1999-2004. Setelah itu, ia berpetualang bersama Liverpool selama lima tahun. Lalu, dari 2009 hingga sekarang, Alonso menjadi gelandang Real Madrid.

Pengalaman hidup itu yang membuat pria berusia 30 tahun itu ingin seperti ayahnya saat mendidik anaknya.

"Tidak, aku tak ingin memaksa anakku menjadi pesepak bola. Biarkan dia memilih ingin menjadi apa ketika dewasa," tutupnya.


Via: Pelajaran Berharga dari Pengalaman Hidup Alonso

Alonso: Aku Makan Nasi Ayam


JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hal yang susah bagi bintang timnas Spanyol, Xabi Alonso, untuk bersenang-senang dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia. Bahkan, Alonso pun sempat mencoba makanan Indonesia.

"Aku senang berada di Indonesia. Masyarakat Indonesia menyambutku dengan hangat ketika aku tiba. Sungguh berkesan bagiku, karena ini adalah pertama kalinya aku datang ke Indonesia," ujar Alonso dalam konferensi pers di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012).

Setibanya di Indonesia, Alonso tak lupa menyempatkan diri mencoba kuliner khas Indonesia. Dia mengaku baru sempat mencoba satu makanan seusai tiba di tanah air, Jumat (6/7/2012).

"Tadi malam, aku makan nasi dengan ayam," jawabnya sambari tersenyum.

Wah... .


Via: Alonso: Aku Makan Nasi Ayam

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Friday, July 6, 2012

De Gea Jagokan Casillas Sabet Ballon d'Or


MADRID, KOMPAS.com - Kiper Manchester United, David de Gea, mengaku yakin seniornya di tim nasional Spanyol, Iker Casillas, bakal meraih penghargaan FIFA Ballon d'Or.

Hal tersebut mengacu pada keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, dan Piala Eropa 2012. Dalam tiga ajang itu, Casillas selalu menjadi kiper utama.

"Dia adalah penjaga gawang terbaik di dunia. Dia sudah bermain di level tertinggi selama bertahun-tahun dan dia adalah kapten dari Real Madrid dan Spanyol," jelas De Gea kepada AS.

"Dia sudah memenangi tiga gelar internasional di enam tahun terakhir. dia sudah menjadi bagian dari elit sepakbola untuk waktu yang lama. Inilah saatnya untuk memberi (FIFA) Ballon d'Or kepada penjaga gawang. Iker layak mendapatkannya," lanjutnya. (AS)


Via: De Gea Jagokan Casillas Sabet Ballon d'Or

Tri: Jangan Sampai AFC Batalkan Semua Pertandingan


JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen PSSI, Tri Goestoro, menjelaskan, PSSI telah mendapatkan teguran resmi dari AFC terkait ulah penonton melempar botol ke lapangan pada laga babak penyisihan Grup E Piala U-22 antara Indonesia melawan Australia di Stadion Utama Pekan Pekanbaru, Kamis (5/7/2012) malam.

"Sudah ada teguran resmi dari AFC. Makanya kami imbau penonton untuk jadi tuan rumah yang baik," jelas Tri Goestoro seperti yang dilansir situs resmi PSSI.

Insiden tersebut terjadi usai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan "The Socceroos" dengan skor 1-0. Selain aksi lempar botol, beberapa penonton melempar petasan ke arah tempat pemain cadangan Australia.

Hal ini patut disayangkan karena sekitar 38.000 penonton awalnya begitu bersemangat dan suportif mendukung Andik Vermansyah dan kawan-kawan.

"Apapun alasannya, penonton tidak boleh melakukan hal-hal yang dilarang oleh aturan. Apalagi melempar sesuatu ke arah lapangan. Yang rugi kita sendiri," tegas Tri Goestoro.

Tri memperingkatkan, setelah teguran resmi, AFC bisa membatalkan semua pertandingan, jika masih terulang insiden yang sama.

"Jadi saya imbau penonton untuk menjaga nama baik Pekanbaru dan reputasi Indonesia di mata internasional. Saya yakin dan percaya, penonton di Pekanbaru sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas," pungkasnya. (PSSI)


Via: Tri: Jangan Sampai AFC Batalkan Semua Pertandingan

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Di Stefano: Ballon d'Or untuk Casillas? Saya Rasa Tidak


MADRID, KOMPAS.com - Legenda hidup Real Madrid, Alfredo Di Stefano mengatakan kiper Iker Casillas akan sulit meraih gelar FIFA Ballon d'Or karena ia adalah kiper, yang notabene bekerja dengan mengutamakan tangan.

"Casillas pantas dihormati sebagai kiper terbaik. Namun, bermain sepak bola itu menggunakan kaki, bukan tangan. Dengan begitu, menurut saya, dia tidak akan dapat FIFA Ballon d'Or," ujar Di Stefano

"Namun, gelar sebagai kiper terbaik Piala Eropa 2012 adalah penghargaan yang bagus untuknya," tambah Di Stefano, yang meraih Ballon d'Or pada 1957 dan 1959.


Via: Di Stefano: Ballon d'Or untuk Casillas? Saya Rasa Tidak

Collina Dukung Penerapan Teknologi Garis Gawang


MILAN, KOMPAS.com - Ketua Komite Wasit UEFA, Pierluigi Collina, mendukung keputusan Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menerapkan penggunaan teknologi garis gawang dalam pertandingan.

"Saya sangat bahagia dengan keputusan ini. Uji coba wasit tambahan yang sangat diinginkan oleh UEFA menghasilkan hasil signifikan. Keputusan IFAB yang telah melawati tahap akhir merupakan demontrasi definitif," jelas Collina kepada Sky Sport24.

FIFA akhirnya menyetujui teknologi garis gawang. Penggunaannya akan dimulai di ajang Piala Dunia Antarklub pada 12 Desember mendatang.

Keputusan ini merupakan solusi terhadap beberapa kasus dianulirnya beberapa gol dalam sepak bola, karena ofisial pertandingan menilainya belum lewat garis gawang. Salah satunya adalah gol gelandang Inggris, Frank Lampard ke gawang Jerman, di Piala Dunia 2010.

Saat itu, bola mengenai mistar gawang dan memantul ke bawah. Dalam siaran ulang terlihat bola sudah melewati garis gawang. Namun, wasit tidak mengesahkannya sebagai gol.

Kasus serupa kembali terulang dalam laga perempat final Piala Eropa 2012, saat Inggris berhadapan dengan Ukraina. Pemain Ukraina, Marko Devic, melesatkan tendangan akurat ke gawang Joe Hart setelah timnya tertinggal 0-1.

Namun, bolanya segera disapu oleh bek Inggris, John Terry, dan tidak disahkan sebagai sebuah gol. Namun, siaran ulang lagi-lagi menunjukkan bola sudah melewati garis gawang.


Via: Collina Dukung Penerapan Teknologi Garis Gawang

Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa


MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester United mengaku sudah tak sabar kembali bermain sepak bola dan bertemu rekan-rekan baru, terutama Shinji Kagawa.

"Aku sangat menyukai masa pra-musim. Masa liburan panjang, aku bosan dan sudah tak sabar untuk kembali latihan. Keluargaku bahkan selalu membuka pintu agar aku segera keluar berlatih. Mereka tahu kakiku membeku bila diam dan tidak melakukan apa-apa," aku Ferdinand.

"Aku sudah tidak sabar melihat aksi Kagawa. Musim lalu aku sering meilhatnya di televisi, di final Piala Jerman melawan Bayern Muenchen dia bermain impresif. Aku yakin banyak yang akan dikejutkan dengan kemampuannya, " tambahnya.

Ferdinand adalah salah satu pemain yang pertama datang ke tempat latihan MU, Carrington, Jumat (6/7/2012). Itu merupakan bagian persiapa MU menghadapi tur pramusim ke Afrika Selatan, China, dan sejumlah negara Eropa.


Via: Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa

Murray Tantang Federer di Final


London - Andy Murray sukses melangkah ke babak final Wimbledon 2012 setelah mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga. Di babak final, Murray akan berhadapan dengan Roger Federer.

Dalam pertandingan yang selesai Sabtu (7/7/2012) dinihari WIB, Murray mengalahkan Tsonga dalam pertarungan empat set 6-3 6-4 3-6 7-5.

Keberhasilan Murray lolos ke partai puncak menjadikannya sebagai petenis Inggris Raya pertama yang masuk ke final Wimbledon sejak tahun 1938 setelah Bunny Austin. Sementara petenis Inggris terakhir yang memenangi Wimbledon adalah Fred Perry di tahun 1936.

"Sedikit lega, gembira, ini adalah pertandingan yang ketat. Kami berdua sama-sama punya peluang. Aku berhasil bertahan," tutur Murray seusai laga.

Di babak final, Murray akan menantang juara Wimbledon tujuh kali, Federer. Federer sudah memastikan tempat di babak final usai mengalahkan Novak Djokovic.

"Ini akan jadi salah satu pertandingan terbesar dalam hidupku. Pertandingan ini akan sangat sulit. Dia bermain luar biasa. Aku sangat bersemangat," tutupnya.


Via: Murray Tantang Federer di Final

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Van Gaal Kembali Besut Belanda


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi mengangkat Louis Van Gaal sebagai pelatih tim nasional, menggantikan Bert van Marwijk yang memutuskan mundur, 27 Juni lalu.

"KNVB mencapai kesepakatan dengan Louis van Gaal, di Noordwijk, pada Jumat (6/7/2012). Van Gaal akan menjadi pelatih dengan sasaran Piala Dunia 2014, terhitung 1 Agustus 2012," ujar KNVB

Marwijk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Belanda lolos dari fase grup Piala Eropa 2012. Belanda mengakhiri fase Grup B sebagai penghuni dasar klasemen, dengan nilai nol.


Via: Van Gaal Kembali Besut Belanda

Inter: Selamat Datang, Silvestre


MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan mengumumkan telah mendapatkan bek asal Argentina, Matias Silvestre (27) dari Palermo, dengan status pinjam selama satu musim atau hingga Juni 2013, Jumat (6/7/2012).

"Matias Silvestre kini adalah pemain Milan. Bek Argentina berusia 27 tahun itu bergabung dengan status pinjam," demikian pernyataan Inter.

Selain itu, Inter mengumumkan telah mengakhiri kerja sama dengan penyerang Diego Forlan, yang sebetulnya masih punya kontrak hingga 30 Juni 2013.

"Semua orang di Inter Milan mengucapkan semoga sukses kepada Forlan dalam perjalanan karier di masa mendatang," demikian pernyataan Inter.

Setelah mengakhiri kontrak dengan Inter, Forlan menandatangani kontrak berdurasi tiga musim dengan klub Brasil, Internacional.


Via: Inter: Selamat Datang, Silvestre

Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat


Silverstone - Free practice pertama GP Inggris, Jumat (6/7/2012), diwarnai hujan lebat. Romain Grosjean akhirnya tampil sebagai pebalap tercepat dalam sesi pertama tersebut.

Sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone tersebut diwarnai dengan hujan deras sejak awal. Beberapa pebalap pun memilih untuk menjajal beberapa lap saja.

Grosjean, yang menjajal 13 lap, menorehkan catatan waktu terbaik 1 menit dan 56,552 detik. Catatan waktunya lebih baik 0,275 detik atas Daniel Ricciardo yang berada di posisi kedua.

Sementara itu, pebalap dari tim McLaren, Lewis Hamilton, berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit dan 57,174 detik. Ia tertinggal 0,622 detik di belakang catatan waktu Grosjean.

Sergio Perez dan Felipe Massa melengkapi posisi lima besar. Sementara rekan setim Hamilton, Jenson Button, berada di posisi ke-17.

Hasil Free Practice I GP Inggris

1. Romain Grosjean (France) Lotus - Renault 1:56.552
2. Daniel Ricciardo (Australia) Toro Rosso - Ferrari 1:56.827
3. Lewis Hamilton (Britain) McLaren 1:57.174
4. Sergio Perez (Mexico) Sauber - Ferrari 1:57.664
5. Felipe Massa (Brazil) Ferrari 1:58.119
6. Mark Webber (Australia) RedBull - Renault 1:58.463
7. Kamui Kobayashi (Japan) Sauber - Ferrari 1:58.483
8. Michael Schumacher (Germany) Mercedes 1:58.493
9. Nico Rosberg (Germany) Mercedes 1:58.942
10. Jean-Eric Vergne (France) Toro Rosso - Ferrari 1:59.076
11. Sebastian Vettel (Germany) RedBull - Renault 1:59.414
12. Vitaly Petrov (Russia) Caterham - Renault 1:59.614
13. Valtteri Bottas (Finland) Williams - Renault 1:59.733
14. Heikki Kovalainen (Finland) Caterham - Renault 1:59.787
15. Pastor Maldonado (Venezuela) Williams - Renault 2:00.125
16. Kimi Raikkonen (Finland) Lotus - Renault 2:00.253
17. Jenson Button (Britain) McLaren 2:01.834
18. Timo Glock (Germany) Marussia - Cosworth 2:01.835
19. Pedro de la Rosa (Spain) HRT - Cosworth 2:04.341
20. Dani Clos (Spain) HRT - Cosworth 2:05.022
21. Charles Pic (France) Marussia - Cosworth 2:11.760
22. Fernando Alonso (Spain) Ferrari
23. Paul Di Resta (Britain) Force India - Mercedes
24. Jules Bianchi (France) Force India - Mercedes



Via: Diwarnai Hujan, Grosjean Tercepat

Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua


Silverstone - Lewis Hamilton jadi pebalap tercepat di sesi kedua. Catatan waktu yang diraih pebalap asal Inggris itu mengungguli Kamui Kobayashi dan Michael Schumacher yang ada di dua posisi di belakangnya.

Pada sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Jumat (6/7/2012), Hamilton jadi yang tercepat usai menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,345 detik. Ia unggul 0,129 detik atas Kobayashi yang berada di belakangnya.

Sementara itu, Schumi menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,545 detik setelah melahap sembilan lap. Sedangkan Romain Grosjean, yang jadi pebalap tercepat di sesi pertama, berada di posisi 21 setelah hanya melahap satu lap.

Nico Rosberg dan Sergio Perez berada di posisi keempat dan kelima. Catatan waktu Rosberg tertinggal 0,222 detik di belakang Hamilton, sementara Perez terpaut 1,148 detik.

Sama seperti sesi pertama, sesi kedua juga berlangsung di tengah guyuran hujan dan trek basah.

Hasil Free Practice II GP Inggris

1. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes) 1:56.345
2. Kamui Kobayashi (Sauber-Ferrari) 1:56.474 + 0.129
3. Michael Schumacher (Mercedes) 1:56.545 + 0.200
4. Nico Rosberg (Mercedes) 1:56.567 + 0.222
5. Sergio Perez (Sauber-Ferrari) 1:57.493 + 1.148
6. Jenson Button (McLaren-Mercedes) 1:57.948 + 1.603
7. Heikki Kovalainen (Caterham-Renault) 1:58.580 + 2.235
8. Kimi Raikkonen (Lotus-Renault) 1:58.897 + 2.552
9. Nico Hulkenberg (Force India-Mercedes) 1:58.943 + 2.598
10. Fernando Alonso (Ferrari) 1:59.015 + 2.670
11. Paul di Resta (Force India-Mercedes) 1:59.429 + 3.084
12. Pastor Maldonado (Williams-Renault) 1:59.472 + 3.127
13. Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) 1:59.476 + 3.131
14. Jean-Eric Vergne (Toro Rosso-Ferrari) 1:59.854 + 3.509
15. Felipe Massa (Ferrari) 2:00.565 + 4.220
16. Timo Glock (Marussia-Cosworth) 2:00.820 + 4.475
17. Bruno Senna (Williams-Renault) 2:01.099 + 4.754
18. Vitaly Petrov (Caterham-Renault) 2:01.348 + 5.003
19. Charles Pic (Marussia-Cosworth) 2:03.719 + 7.374
20. Narain Karthikeyan (HRT-Cosworth) 2:04.774 + 8.429
21. Romain Grosjean (Lotus-Renault)
22. Daniel Ricciardo (Toro Rosso-Ferrari)
23. Mark Webber (Red Bull-Renault)
24. Pedro de la Rosa (HRT-Cosworth)



Via: Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua

Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan


London - Roger Federer sukses menundukkan Novak Djokovic di babak semifinal Wimbledon 2012. Kemenangan ini mengantarnya ke babak final Wimbledon untuk yang kedelapan kalinya.

Menghadapi Djokovic, Jumat (6/7/2012) malam WIB, Federer menang empat set.6-3 3-6 6-4 6-3 dalam waktu 1 jam 41 menit.

Final di tahun ini menjadi final kedelapan Federer di Wimbledon. Menurut catatan Infostrada, ini menjadi rekor baru. Federer melewati catatan yang diraih oleh Pete Sampras dan Boris Becker yang ke final sebanyak tujuh kali.

"Saya sangat gembira. Hari ini memainkan pertandingan yang luar biasa. Novak juga bermain sangat baik," sahut petenis asal Swiss itu seusai laga.

Di babak final, Federer akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara Andy Murray melawan Jo-Wilfried Tsonga. Jika mampu meraih gelar juara, maka Federer akan kembali menduduki rangking satu dunia.



Via: Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan

Sesi Kedua Juga Milik Pedrosa


Hohenstein-Ernstthal - Dani Pedrosa meneruskan performa impresifnya di latihan bebas MotoGP Jerman. Setelah berjaya di sesi pertama, rider Repsol Honda itu juga jadi yang tercepat di sesi kedua.

Sebelum sesi kedua ini digelar, Jumat (6/7/2012), hujan lebat sempat mengguyur Sirkuit Sachsenring. Namun, sekitar 10 menit sebelum sesi berakhir, matahari mulai bersinar dan membuat beberapa bagian sirkuit mengering.

Pedrosa tetap jadi yang terbaik di sesi kali ini. Dia mencatat waktu 1 menit 32,228 detik.

Pebalap Jerman yang membela LCR Honda, Stefan Bradl, membuat kejutan dengan berada di posisi kedua. Catatan waktunya lebih lambat 0,076 detik di belakang Pedrosa.

Seperti halnya di sesi pertama, Jorge Lorenzo tetap di posisi ketiga. Rider Yamaha itu ada di depan juara bertahan Casey Stoner.

Kondisi sirkuit yang basah menguntungkan Valentino Rossi. Kalau di sesi sebelumnya cuma menduduki urutan ke-11, kini dia ada di posisi kelima. Rekan setimnya di Ducati, Nicky Hayden, menyusul di belakangnya.

Hasil Free Practice II MotoGP Jerman:
No.-Nama-Tim-Waktu-Gap

1. Dani Pedrosa Honda 1m32.228s
2. Stefan Bradl LCR Honda 1m32.304s + 0.076s
3. Jorge Lorenzo Yamaha 1m32.327s + 0.099s
4. Casey Stoner Honda 1m32.408s + 0.180s
5. Valentino Rossi Ducati 1m32.532s + 0.304s
6. Nicky Hayden Ducati 1m32.657s + 0.429s
7. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m32.744s + 0.516s
8. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha 1m32.817s + 0.589s
9. Ben Spies Yamaha 1m33.107s + 0.879s
10. Hector Barbera Pramac Ducati 1m33.147s + 0.919s
11. Alvaro Bautista Gresini Honda 1m33.227s + 0.999s
12. James Ellison Paul Bird Aprilia 1m34.894s + 2.666s
13. Aleix Espargaro Aspar Aprilia 1m34.910s + 2.682s
14. Mattia Pasini Speed Master Aprilia 1m34.946s + 2.718s
15. Yonny Hernandez Inmotec FTR-Kawasaki 1m35.204s + 2.976s
16. Randy de Puniet Aspar Aprilia 1m35.311s + 3.083s
17. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 1m35.355s + 3.127s
18. Michele Pirro Gresini FTR-Honda 1m35.461s + 3.233s
19. Franco Battaini Cardion Ducati 1m36.019s + 3.791s
20. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki 1m36.800s + 4.572s
21. Colin Edwards Forward Suter-BMW 1m43.245s + 11.017s



Via: Sesi Kedua Juga Milik Pedrosa

Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Pemain belakang Ajax Amsterdam, Jan Vertonghen membatalkan niatnya pindah ke Tottenham Hotspur. Ia pun kembali ke Ajax untuk melakukan latihan pramusim dan berharap masih diterima klubnya dengan lapang dada.

Seperti dituturkan agen Vertonghen, Nakhli Mondial, saat ini kliennya malah sedang bernegosiasi untuk perpanjangan kontraknya bersama Ajax, bukan berdiskusi dengan petinggi "Spurs".

"Kami bertemu dengan pihak Ajax pagi ini dan telah sepakat. Kami berharap kedua pihak dapat saling mengerti," ujarnya, Jumat (6/7/2012).

Kontrak bek Belgia itu akan habis pada musim panas 2013 dan status Vertonghen akan bebas transfer pada tahun depan. Manajemen "De Amsterdammers" sebenarnya menunggu jika ambisi Vertonghen pindah ke "Spurs" menjadi kenyataan. Namun, ternyata tidak kesampaian dan ujung-ujungnya malah ingin memperpanjang kontrak dengan Jawara Eredivisie 2012 itu.


Via: Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax

Sodorkan Skuad Kuat, Brasil Bidik Emas Sepak Bola


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Mano Menezes menggelar skuad terkuatnya demi mengincar medali emas cabang bergengsi: sepak bola Olimpiade London 2012.

Hulk, Neymar, dan Alexandre Pato mengisi tiga slot lini depan Brasil. Bisa dibayangkan kekuatan "Selecao" di London 2012.

Neymar mengepak sembilan gol dalam 18 partai bersama timnas senior. Sementara reputasi Pato dan Hulk tak perlu diragukan.

Penyerang FC Porto, Hulk (25), merupakan salah satu dari tiga pemain senior yang diizinkan mengisi skuad Olimpiade. Dua nama lainnya tak kalah mentereng: bek sayap Marcelo dan poros halang, Thiago Silva.

Hulk sendiri sudah menyumbang tiga gol di timnas senior sejak menjalani debut pada 2009.

"Ia akan memberi kekuatan signifikan bagi tim. Pengalamannya penting artinya di laga-laga krusial, sama vitalnya dengan kemampuan yang dimilikinya," tandas Menezes yang dikutip BBC.

Menezes juga memasukkan dua nama beken lainnya, bek sayap, Rafael dan gelandang Sandro.

Beberapa talenta juga sudah menjalani debut timnas senior. Dan, rata-rata sudah kondang di jagat sepak bola dunia. Lihat saja nama-nama seperti, gelandang Paulo Henrique Ganso, striker Leandro Damiao, dan gelandang Oscar plus Lucas.

Tim "Samba" bergabung bersama Mesir, Belarus, dan Selandia Baru di Grup C. Brasil akan meladeni Mesir di laga pembuka pada 26 Juli mendatang.

Sebelum itu, "Selecao" akan menguji kehebatan tuan rumah Inggris Raya besutan Stuart Pearce di Stadion Riverside, Middlesbrough, Jumat (20/7/2012).

Skuad Brasil
Kiper:
Rafael Cabral (Santos), Neto (Fiorentina)

Bek: Marcelo (Real Madrid), Rafael (Manchester United), Danilo (Porto), Alex Sandro (Porto), Thiago Silva (AC Milan), Juan (Inter Milan), Bruno Uvini (Sao Paulo)

Gelandang: Romulo (Vasco da Gama), Ganso (Santos), Oscar (Internacional), Sandro (Tottenham Hotspur), Lucas (Sao Paulo)

Striker: Neymar (Santos), Alexandre Pato (AC Milan), Leandro Damiao (Internacional), Hulk (Porto)

Cadangan: Marquinhos (Corinthians), Giuliano (Dniepr/UKR), Cassemiro (Sao Paulo), Gabriel (AC Milan/ITA)


Via: Sodorkan Skuad Kuat, Brasil Bidik Emas Sepak Bola

Udinese Puas pada Di Natale


KOMPAS.com - Udinese tak ingin lepas striker Antonio Di Natale dan pemain berusia 34 itu pun memang tak ingin pindah ke lain hati. Meski sudah berjalan bersama Udinese selama delapan tahun dan usianya tak lagi muda, Di Natale kembali menyepakati perpanjangan kontrak di Friuli hingga tahun 2014.

Kontrak Di Natale sebenarnya akan berakhir musim mendatang. Namun klub yang berdiri sejak 1896 itu memperpanjang lagi kontraknya selama satu musim. Perpanjangan ini dilakukan klub karena merasa puas dengan permainannya.

"Udinese Calcio mengumumkan, dengan penuh rasa puas, untuk memperpanjang kesepakatan dengan kapten Antonio Di Natale pada musim selanjutnya. Kontrak tersebut akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2014," demikian pernyataan klub seperti dilansir oleh ESPN.

Di Natale merupakan faktor penting bagi Udinese untuk bisa bercokol di peringkat ketiga klasemen Serie-A musim 2011-12, setelah Juventus dan AC Milan. Dia juga menutup musim dengan catatan gol terbanyak, yaitu 23 gol.

Pemain kelahiran Napoli ini juga termasuk dalam skuad tim nasional Italia di Piala Eropa 2012. Dia menjadi pencetak gol pertama "Gli Azzurri" dan satu-satunya pencetak gol ke gawang Spanyol di perhelatan akbar antarnegara se-Eropa itu.


Via: Udinese Puas pada Di Natale

Soal Guardiola, Milan Mulai "Bergerilya"


MILAN, KOMPAS.com - Diam-diam beberapa perwakilan AC Milan menggelar negosiasi dengan eks Pelatih Barcelona Josep "Pep" Guardiola. Ada apa ini?

Seperti diberitakan koran Spanyol, AS, kedua belah pihak telah bertemu. Milan ingin memastikan kemungkinan kerja sama dengan Guardiola di masa mendatang.

Pep sendiri sedang "menyepi" setelah empat tahun menangani Barcelona dan mempersembahkan 14 trofi.

Dari spekulasi yang beredar, manajemen "I Rossoneri" sedang mempertimbangkan masa depan Massimiliano Allegri, meski ia baru saja meneken perpanjangan kontrak.

Jika benar Milan menginginkan Guardiola, mereka harus bertarung dengan Chelsea dan Bayern Muenchen yang dilaporkan Football Italia juga ngebet meminang servisnya.


Via: Soal Guardiola, Milan Mulai "Bergerilya"

Thursday, July 5, 2012

Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com - Jika memang menemukan pemain muda berbakat, AC Milan tak akan menahan diri untuk membawa anak dan remaja Indonesia untuk dilatih di San Siro. Presiden Asia Sports Development, Alan Solowiejczak, menjelaskan peluang para pemain dari Indonesia untuk "dicomot" AC Milan Academy terbuka lebar.

"Tidak ada yang mustahil. Milan Academy tentu takkan tutup mata jika ada pemain muda berbakat. Jadi, bila para pemain bisa menampilkan permainan yang hebat, bisa saja salah satu dari mereka diambil Milan untuk bergabung ke akademinya," ungkapnya di sela seleksi Milan Junior Camp 2012 di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, Jumat (6/7/2012).

Sebanyak 50 pemain berusia 13-16 tahun mengikuti proses seleksi Milan Junior Camp 2012 untuk mewakili Indonesia All Star Challenge di Intesa Sanpaolo yang berlangsung di Milan, Italia. Di Milan, 18 orang yang terpilih berkesempatan mengikuti kompetisi dan juga pelatihan singkat. Namun, pemain berbakat berpeluang untuk terus dilatih di akademi Milan.

Sementara itu, mereka yang gagal di tahap seleksi ini namun memiliki potensi tetap memiliki peluang berlatih sepak bola melalui program beasiswa Pertamina Soccer School untuk 24 pemain muda potensial.


Via: Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.




Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Dybala, "Aguero Baru" yang Diburu Klub Eropa


MANCHESTER, KOMPAS.com - Argentina kembali menelurkan bintang baru. Paulo Dybala yang kini memperkuat Insituto, terus diburu klub-klub besar Eropa, termasuk Chelsea, dua klub Milan, dan kini Manchester City.

Dybala bermain mengesankan sebagai striker. Dia tajam dan mampu mencetak gol dari berbagai sudut. Dalam 38 penampilannya bersama Instituto yang bermain di Divisi II Argentina (Primera B Nacional), dia mencetak 17 gol.

Pada 29 April lalu, Presiden Palermo, Maurizio Zamparini, menklaim telah menandatangani kontrak Dybala. "Kami telah mendapatkan Paulo Dybala, 'Sergio Aguero Baru'," kata Zamparini.

Namun, pernyataan itu langsung dibantah Instituto. Sekretaris Umum Instituto, Jose Teaux menegaskan, orang yang berhubungan dengan Zamparini tidak punya hak atas Dybala. Menurutnya, Dybala masih milik Instituto dan belum ada kontak dengan klub mana pun.

Setelah itu, beberapa klub besar langsung mencoba mendekatinya. AC Milan dan Inter Milan bersaing mendapatkan tanda tangannya. Chelsea juga dikabarkan sudah mengirim orang ke Argentina. terakhir, Manchester City juga ingin membelinya.

Media Inggris, Mirror memberitakan, pemain berumur 18 tahun ini kemungkinan akan lebih nyaman bermain di City. Sebab, selain mendapat bayaran besar, di City banyak pemain Argentina. Selain Sergiop Aguero, juga ada Carlos Tevez, dan Pablo Zabaleta. Keberadaan David Silva dan Yaya Toure yang berbahsa Spanyol, juga akan banyak membantunya.


Via: Dybala, "Aguero Baru" yang Diburu Klub Eropa

Alba Ancaman Buat Abidal


BARCELONA, KOMPAS.com - Jordi Alba dibeli Barcelona bukan untuk cadangan Eric Abidal. Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta menegaskan, dia dibeli untuk menjadi pemain inti.

Pernyataan Zubizarreta tersebut berarti juga menegaskan bahwa Abidal akan kehilangan tempat utama. Setidaknya, posisinya di tim Barcelona mulai tak terjamin. Sebab, Alba dan Abidal sama-sama spesial pemain bek kiri. Meski Alba juga bagus di kanan, tapi posisi terbaiknya di kiri.

"Kami semua memiliki kenangan indah tentang permainannya dan bagaimana dia mencetak gol kedua dio final Piala Eropa 2012. Dia sepesialis pemain kiri. Tapi, dia juga bagus dengan kaki kanannya," kata Zubizarreta kepada surat kabar AS.

"Dia sangat cakap bermain dan bisa beradaptasi dengan banyak sistem permainan. Jordi Alba sangat cepat, dinamis, intensif, dan berteknik. makanya, Jordi didatangkan bukan menjadi pemain cadangan Abidal. Dia pemain yang akan membuat tim kami lebih baik dan lebih kompetitif," tambahnya.


Via: Alba Ancaman Buat Abidal

Arbeloa: Spanyol Tak Perlu Mengubah Gaya


MADRID, KOMPAS.com - Defender Real Madrid. Alvaro Arbeloa berpendapat, timnas Spanyol tak perlu mengubah gaya dan filosofi bermainnya. Menurutnya, gaya sepak bola "La Furia Roja" justru menjadi kekuatan tim ini.

Spanyol sempat dinilai bermain membosankan selama di Piala Eropa 2012. Mereka menekankan penguasaan bola, tapi terkadang kurang eksplosif. Meski begitu, mereka akhirnya juara.

Bagi Arbeloa, kritikan itu sudah biasa dan tak harus mengubah permainan Spanyol secara ekstrem. "Aku sudah terbiasa dengan kritik. Hal seperti itu juga terjadi di Piala Dunia (2010), setelah kalah dari Swiss (di pertandingan pembuka)," kata Arbeloa yang juga pemain timnas Spanyol, kepada surat kabar AS.

"Kami memiliki gaya sepak bola sendiri dan sudah sering dikritik. Banyak cara memainkan sepak bola bagus. yang terpenting, setiap tim nasional memiliki identitasnya, juga gayanya yang sudah terjadi bertahun-tahun. Itulah rumus yang membawa kami meraih sukses," jelasnya.

Arbeloa mengaku memiliki tahun yang indah. Setelah bersama Real Madrid menjuaral Liga BBVA, bek kanan ini sukses bersama timnas juara Piala Eropa.

"Ini tahun yang luar biasa dan sekarang aku harus istirahat. Musim depan akan ada tantangan baru. Tapi, untuk sementara aku ingin istirahat," katanya.


Via: Arbeloa: Spanyol Tak Perlu Mengubah Gaya

Pesan Fabregas untuk Anak Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com - Bintang Spanyol Cesc Fabregas membagi rahasia kesuksesannya menjadi pemain sepak bola profesional kepada anak-anak Indonesia. Dalam acara Biskuat yang bertajuk Rahasia Energi Sang Juara di Britama Sport Mall Kelapa Gading, Kamis (5/7/2012), Fabregas mengungkapkan, rahasia kesuksesannya terletak pada kedisiplinan menjaga pola hidup sebagai atlet.

"Aku tidak pernah keluar malam, menjaga pola makan dan mengikuti program diet. Sebagai atlet, Anda dituntut disiplin dan bertanggung jawab. Juga jangan melupakan belajar meskipun Anda nanti menjadi pemain sepak bola," kata gelandang Barcelona tersebut.

Selain itu, usaha kerasnya juga disokong oleh dukungan yang diberikan kedua orang tuanya semenjak kecil. Dukungan tersebut, lanjutnya, yang justru mengantarnya menjadi pemain kelas dunia yang baru saja mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Eropa 2012.

"Keluarga mendukung seratus persen. Mereka menyempatkan mengantarku berlatih. Mereka selalu ada. Saya beryukur memiliki orang tua seperti mereka," tutur mantan pemain Arsenal itu.

Usai menuturkan kisahnya, Fabregas mencoba mengangkat kepercayaan diri anak-anak yang datang dengan mengatakan bahwa Indonesia memiliki generasi-generasi muda yang berpotensi besar menjadi pemain kelas dunia. Intinya, pemain berusia 25 tahun itu menekankan kerja keras sebagau kunci keberhasilan.

Fabregas pun menyempatkan diri bermain bola dengan belasan anak yang hadir. Sambil diiringi sorak-sorai fans Barcelona yang hadir, pemain yang kerap dimainkan sebagai "false nine" dalam Piala Eropa 2012 lalu menunjukkan kebolehannya dalam mengolah si kulit bundar. Dia pun tak henti-hentinya mengumbar senyum.


Via: Pesan Fabregas untuk Anak Indonesia

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Wednesday, July 4, 2012

Menanti Semangat Juang Tertinggi "Garuda Muda"


PEKANBARU, KOMPAS.com - Piala Eropa berlalu. Kini perhatian masyarakat Indonesia tertuju pada perhelatan di dalam negeri, ajang kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Riau. Dalam turnamen yang akan diselenggarakan pada 5-15 Juli tersebut, semangat juang "Garuda Muda" sampai titik tertinggi dinantikan demi mengharumkan nama bangsa di kancah Asia.

Dalam grup tersebut, Indonesia bergabung bersama sejumlah tim kuat di Asia seperti, Australia, Jepang, Singapura, Makau, dan Timor Leste. Hanya juara, runner-up, dan satu peringkat terbaik plus tuan rumah yang akan lolos ke putaran final yang rencananya digelar pada 2013 mendatang.

Melihat sejumlah pengalaman buruk di beberapa turnamen sebelumnya, seperti saat diempaskan Brunei Darussalam di partai final turnamen Hassanal Bolkiah dan dikalahkan Malaysia di final AFF dan sejarah kelam dikalahkan 0-10 oleh Bahrain di Pra-Piala Dunia beberapa waktu lalu, jelas laga ini menjadi tumpuan harapan bangkitnya sepak bola Indonesia.

Cobaan berat

Dalam laga perdana turnamen yang akan diselenggarakan pada Kamis (5/7/2012), Andik Vermansyah dan kawan-kawan akan menghadapi cobaan berat. Lawan tim asuhan Aji Santoso kali ini adalah tim yang bercokol di peringkat ke-23 di dunia, yaitu Australia.

Kualitas permainan Indonesia jauh di bawah tim asal Negeri Kanguru. Dalam untuk komposisi pemain saja, Indonesia dihuni delapan pesepakbola amatir. Hanya, gelandang Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah, dan penyerang Semen Padang, Yoshua Pahabol yang memiliki jam terbang tinggi.

Sementara itu, sebagian besar pemain "The Socceroos" bermain di kompetisi Liga Utama Australia. Dua diantarake- 23 pemain Australia itu bahkan bermain di Premier League, yakni bek Giancarlo Gallifuoco (Tottenham Hotspur) dan kiper Aaron Lennox (Queen Park Rangers).

Tidak takut

Meski demikian, kubu Indonesia tetap optimistis mampu meraih hasil maksimal dalam laga tersebut. Asisten manajer timnas Indonesia, Briyanto, mengungkapkan dalam turnamen ini Indonesia menargetkan kemenangan maupun lawannya Australia dan Jepang agar dapat lolos grup.

"Kami berharap dukungan suporter, karena ini membawa nama bangsa. Kami respek terhadap Jepang dan Australia yang dianggap sebagai tim kuat di grup ini, tapi kami tidak takut untuk menghadapi mereka" ujar Briyanto saat jumpa pers menjelang laga perdana tersebut.

Asisten Pelatih timnas, Liestiadi, menambahkan, kubunya saat ini sudah mengetahui gambaran kekuatan skuad Australia. Menurutnya, meski kualitas jauh berbeda, jika dalam kelompok umur muda, pengalaman setiap pemain setiap negara hampir sama.

"Dua minggu sebelum pertandingan kami sudah fokus untuk menerapkan taktik guna mengalahkan Australia. Mereka memang memiliki postur yang tinggi, tapi kami memiliki kecepatan dalam permainan bola-bola pendek. Tentu hal itu yang akan kami maksimalkan dalam pertandingan nanti" kata Liestiadi.

Sementara, pelatih timnas Australia, Paul Okon, tetap tak mau menganggap remeh lawannya. Pelatih berusia 40 tahun itu menilai Indonesia memang memiliki sejumlah pemain berkualitas. Ia pun sudah memiliki strategi khusus untuk meredam semangat juang tim muda Indonesia dalam laga tersebut.

"Saya sudah menyeleksi pemain-pemain yang akan dimainkan. Jadi, saya harap laga ini akan menjadi pertandingan yang baik. Kami siap untuk menjalani turnamen ini dan terus melaju hingga putaran final," kata Okon.

Main Cepat

Dalam laga ini, Indonesia kemungkinan akan menerapkan taktik 4-3-2-1, dengan Fandy Eko Utomo sebagai ujung tombak, sementara kapten tim, Andik yang akan dibantu Pahabol di lini tengah diperkirakan mengisi posisi second striker. Mereka pun diplot bermain cepat sejak menit awal untuk mencuri gol terlebih dahulu.

"Kita punya keunggulan speed sehingga harus bermain bola-bola pendek. Ini yang harus dimaksimalkan. Soal kelemahan yaitu bola-bola tinggi. Ini yang harus dikurangi. Kita harus ciptakan gol di awal pertandingan," ungkapnya.

Sedangkan Australia tentunya akan mengandalkan postur-postur tinggi para pemainnya. Meski salah satu pemainnya, Nick Fitzgerald, mengalami cedera, Australia kemungkinan besar akan mengandalkan umpan-umpan panjang dalam laga yang akan digelar di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, tersebut.

Satu hal penting lainnya, adalah mental para pemain. Sejumlah hasil mengecewakan beberapa waktu lalu, telah menunjukkan bahwa mental bisa menjadi mimpi buruk bagi skuad muda "Merah Putih". Karena itu, daya juang tinggi harus dijadikan modal utama bagi Indonesia dalam turnamen kali ini.

Jadi, terus berjuang dengan semangat tinggi "Garuda Muda"!

Skuad Indonesia Vs Australia:
Indonesia:
Kiper: 1-Muhamad Ridwan, 34-Dhika, 45-Aji Saka.
Bek: 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 25-Agus Nova, 36-Novrianto, 44-Dima Ragil Satria Rakasiwi.
Gelandang: 6-Dio, 9-Hendra Adi Bayauw, 13-Kurniawan, 14-Rasyid, 15-Mustaid Billah, 31-Syahroni, 21-Yoshua Pahabol.
Penyerang: 8-Ridwan Awaludin, 10-Andik Vermansyah, 18-Agung Supriyanto, 27-Achmad Faris, 28-Safrudin Tahar, 30-Teguh Wahyu, 47-Fandi Eko Utomo.

Pelatih: Aji Santoso

Australia:
Kiper: 12-Aaron Lenox, 30-Jack Duncan.
Bek: 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco.
Gelandang: 10-Terry Antonis, 15-Nick Fitzgerald, 17-Mitch Cooper, 21-Brandon O'Neill, 23-Yianni Jonathon Perkatis, 41-Riley Paul Woodcock, 42-Benjamin Garuccio, 43-Luke Anthony O'Dea.
Penyerang: 8-Jake Barker-Daish, 11-Jesse David Makarounas, 13-Daniel Petkovski, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 19-Jason Geria, 20-James Donachie, 39-David Vrankovic.

Pelatih: Paul Okon.


Via: Menanti Semangat Juang Tertinggi "Garuda Muda"

Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador


MADRID, KOMPAS.com - Bek tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, dianggap memiliki kemampuan selain sebagai pesepak bola. Seseorang bernama Alejandro Talavante menilai bahwa Ramos juga berprofesi sebagai seorang matador. Mengapa bisa demikian?

Sesaat setelah menjuarai Piala Eropa 2012, Ramos melakukan selebrasi dengan menari ala matador. Seperti layaknya profesional, Ramos terlihat fasih melakukan gerakan-gerakan seorang matador.

Usut punya usut, Ramos mengetahui beberapa gerakan tersebut dari Talavante yang merupakan teman sekaligus matador terkenal di Spanyol. Talavante lantas mengungkapkan bila Ramos punya bakat menjadi seperti dirinya.

"Sergio memiliki kemampuan menjadi seorang matador terkenal dunia. Kalian pasti mengetahuinya. Dia sangat berharga dan punya kepribadian bagus. Sergio seorang fenomenal," puji Talavante seperti dulansir Marca.

Namun, Talavante lebih percaya jika bakat Ramos dilimpahkan untuk sepak bola. "Dia bintang yang lahir untuk sepak bola dunia. Iniesta mungkin pantas mendapatkan gelar pemain terbaik Piala Eropa 2012. Sergio hanya kurang mendapat perhatian. Tapi, dia memiliki mental juara seperti Iniesta ataupun Casillas," jelas Talavante.


Via: Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador

Rodriguez Tolak MU


PORTO, KOMPAS.com - Pemain sayap FC Porto, James Rodriguez, menolak tawaran yang diajukan Manchester United (MU). Pemain Uruguay ini merasa bahagia dan ingin bertahan di klub, meski MU menawarkan bayaran tinggi.

MU dikabarkan sudah menawar sebesar 25 juta euro atau sekitar Rp 300 miliar kepada Porto untuk mendapatkan Rodriguez. Namun, Rodriguez memilih bertahan dan Porto pun tak ingin menjualnya.

"Aku tetap ingin di Porto. Aku senang dan ingin melanjutkan karierku di sini," ujar pemain berusia 20 tahun ini.

Baginya, masih banyak yang harus diraihnya bersama Porto. Sehingga, menampik klub sebesar Manchester United bukan kerugian baginya.

"Aku serius menatap musim depan. Banyak kewajiban dan tugas yang lebih berat menanti. Kami menargetkan sesuatu yang besar. Untuk kabar soal Manchester United, aku tidak ingin terlalu memikirkannya. Aku ingin meraih lebih banyak gelar di sini," tegasnya.

Selain Rodriguez, ada dua pemain Porto yang sedang diincar klub lain. Joao Moutinho jadi incaran Andrea Villas-Boas untuk diboyong ke Tottenham Hotspur. Sedangkan Hulk diminati Chelsea.


Via: Rodriguez Tolak MU

Djokovic Hadapi Federer di Semifinal


London - Untuk kali pertama dalam tiga tahun terakhir Roger Federer kembali masuk semifinal Wimbledon. Lawan yang menunggu dia di babak empat besar adalah si nomor satu dunia, Novak Djokovic.

Menghadapi Mikhail Youzhny, Rabu (4/7/2012) malam WIB, Federer memetik kemenangan mudah tiga set langsung 6-1, 6-2 dan 6-2. Petenis Swiss itu pun kembali menjejak babak semifinal Wimbledon, setelah pada 2010 dan 2011 terdepak di perempatfinal.

Kemenangan Federer tersebut sekaligus menjaga rekor 13 pertandingan tak terkalahkan atas Youzhny. Cedera punggung yang sempat diderita Federer terbukti tak memberi pengaruh karena petenis asal Swiss itu tetap tampil superior.

"Saya pikir saya bermain dengan bagus di sana. Saya sangat gembira bisa kembali masuk semifinal Wimledon," sahut Federer saat diwawancara usai laga seperti diberitakan Reuters.

Menunggu Federer di babak semifinal adalah Novak Djokovic. Unggulan teratas asal Serbia itu juga menang tiga set langsung atas Florian Mayer dengan 6-4, 6-1 dan 6-4.

"Saya menghadapi sedikit masalah beradaptasi dengan matahari dan suasana outdoor karena saya memainkan tiga pertandingan sebelumnya di dalam ruangan. Jadi saya butuh sedikit waktu untuk mendapatkan ritmenya," sahut Djokovic.



Via: Djokovic Hadapi Federer di Semifinal

Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu


Madrid - Rafael Nadal harus mengubur mimpinya untuk tampil dalam laga amal melawan Novak Djokovic di Santiago Bernabeu. Petenis nomor dua dunia ini mengalami cedera dan harus beristirahat.

Nadal sebenarnya dijadwalkan bertemu Djokovic dalam pertandingan amal bertajuk ALMA NADAL, 14 Juli mendatang. Pertandingan itu sendiri dilangsungkan atas prakarsa dari Yayasan Realmadrid dan Yayasan Rafa Nadal, yang salah satu misinya adalah untuk memberikan peluang buat anak-anak untuk mendapatkan program edukasi berbasiskan olahraga.

Namun, karena mengalami masalah pada tendon lututnya, Nadal harus beristirahat sekitar dua pekan. Alhasil, rencana pertandingan di Bernabeu pun tak bisa diwujudkan.

"Saya ingin meminta maaf ke semua, khususnya kepada fans yang telah membeli tiket dengan tujuan sebaik ini. Saya minta maaf, namun kami tak akan bisa bertanding di laga ekshibisi ALMA NADAL di Madrid, Bernabeu, pada 14 Juli," jelas Nadal di situs resmi Madrid.

"Dokter sudah memeriksa lutut saya dan mengatakan saya menderita tendonitis pada ligamen patellar dan saya harus beristirahat selama 15 hari, di mana hal itu menghalangi saya untuk bermain melawan Novak Djokovic seperti yang sudah direncanakan," lanjutnya.

Nadal, yang tersingkir di babak kedua Wimbledon, kini berharap dirinya bisa lekas pulih agar bisa memperkuat Spanyol di Olimpiade 2012.

"Saya bertemu dokter pada hari Senin dan memulai proses pemulihan agar bisa mewakili Spanyol di Olimpiade London," katanya.

"Saya sekarang akan memulihkan diri sambil liburan pendek sebelum kembali berlatih dalam 15 hari. Sekali lagi, terima kasih semua. Rafa Nadal," pungkas dia.


Via: Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu

Santon Kembali ke Serie-A?


NEWCASTLE, KOMPAS.com - Bek penuh talenta Newcastle United, Davide Santon, bisa saja kembali ke Serie-A. Dari sejumlah laporan yang dihimpun, Lazio memimpin pacuan untuk mendapatkan tanda tangan Santon.

Lelaki berusia 21 tahun itu membuat sejumlah klub raksasa tertarik meminangnya. Permainan di musim pertamanya bersama "The Magpies" adalah alasan utamanya. Manajemen Newcastle pun tak merasa rugi telah menggelontorkan 4,5 juta euro (sekitar Rp 54 miliar) untuk memboyongnya dari Inter Milan, musim panas lalu.

Seperti dilaporkan koran Italia, Corriere Dello Sport, Newcastle memberi penawaran Lazio jika ingin meminang Santon. Promo "The Toon Army", bahwa Santon dapat bermain di segala posisi di lini pertahanan, membuat "I Biancocelesti" kembali tertarik.

Maklum saja, dulu Inter pernah ingin memasukkan nama Santon ketika meminang Goran Pandev dan Mauro Zarate. Entah kenapa, nama Santon akhirnya tak tercantum dalam kesepakatan transfer tersebut.


Via: Santon Kembali ke Serie-A?

Tuesday, July 3, 2012

Fabregas: Kami Lebih dari Sekadar Tim Sepak Bola


KIEV, KOMPAS.com - Gelandang Spanyol, Cesc Fabregas, mendapat peran istimewa sepanjang Piala Eropa 2012, yang dimenangi timnya, yakni peran yang kerap diistilahkan sejumlah kalangan dengan sebutan false nine. Penyerang murni walau bukan berposisi seperti striker, tetapi gelandang juga bukan, dalam formasi tim Spanyol yang tanpa striker murni (strikerless).

Kontribusi Fabregas dalam mengantarkan Spanyol juara tak perlu diragukan. Pemain Barcelona berusia 25 tahun itu membukukan 2 gol dan 1 asis. Asis briliannya kepada David Silva membuahkan gol pembuka Spanyol dalam kemenangan 4-0 atas Italia pada final di Stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina, Senin (2/7) dini hari WIB.

Seusai laga, saat keluar dari ruang ganti dan berjalan menuju bus melewati area mixed zone, tempat wartawan menunggu pemain, Fabregas terlihat ceria. Di depan kumpulan wartawan berbahasa Inggris, mantan pemain Arsenal itu berhenti dan memberikan keterangan panjang-lebar seputar penampilan Spanyol, prospek tim itu ke depan, hal-hal apa saja yang membuat Spanyol begitu perkasa, dan juga rencana- rencana ke depannya.

Berikut petikan wawancara wartawan, termasuk Kompas, dengan Fabregas di area mixed zone Stadion Olimpiade.

Tanya (T): Anda sudah memenangi semuanya: Piala Dunia, Piala Eropa. Anda merasa ini bukan yang terakhir, kan?

Jawab (J): Saya masih kurang dalam dua hal, yakni satu paket komplet dalam sepak bola, yakni (juara) Liga Champions dan (juara) liga. Saya ingin menjuarai liga bersama Barcelona tahun ini. Jadi, itulah yang saya kejar musim ke depan ini.

T: Terkait perdebatan soal permainan Spanyol yang membosankan, penampilan hari ini mungkin jawabannya. Komentar Anda?

J: Saya pikir, kami telah memperlihatkan (gaya permainan) itu bertahun-tahun. Kami punya gaya permainan sendiri. Kami bermain dengan maksud bukan untuk disukai semua orang. Jelas, kami percaya terhadap apa yang kami lakukan. Kami biasa tampil dengan cara seperti ini.

Kami tak bisa bermain dengan cara lain, seperti bola-bola panjang. Sebab, Iniesta tidak kuat, saya tidak kuat, Silva tidak kuat, Xavi tidak kuat. Jadi, kami harus memainkan sepak bola yang cepat dengan kombinasi. Seperti ini permainan sepak bola yang kami sukai dan kami menikmatinya. Saya pikir, kami berbangga dengan trademark bahwa kami memenangi treble. Inilah cara yang kami mainkan.

Kumpulan pemain ini lebih dari sekadar tim. Kami semua teman satu sama lain. Kami suka bermain kartu bersama, kami suka dalam suasana bersama-sama. Ada hal lain, ini bukan sekadar tim sepak bola. Lebih dari itu.

T: Arsene (Wenger) mengatakan, Spanyol tanpa striker lebih berbahaya dan Anda sepertinya lebih pas tampil di depan?

J: Saya kira, tidak. Saya bisa katakan, kami bermain luar biasa dalam empat tahun terakhir dan saya berbicara kepada Wenger beberapa pekan lalu, kami butuh David Villa dan Carles Puyol. Namun, kami punya sumber daya pemain dan semua pemain, termasuk Sergio Ramos akan tampil lagi pada turnamen berikutnya. Saya ingin bermain pada saat Fernando Torres juga tampil. Yang juga bagus dari tim ini adalah semua pemain di bangku cadangan kami. Kami punya Torres, (Juan) Mata yang bisa membuat perubahan di Chelsea. Semua pemain mampu tampil dalam level puncak.

T: Anda lihat, pemain seperti Xavi yang akan berumur 34 tahun saat Piala Dunia 2014 di Brasil. Apakah masih ada prestasi yang ingin diperlihatkan tim (Spanyol) pada masa-masa mendatang?

J: Ya. Semua orang mengatakan, kami akan berakhir setelah Piala Dunia (2010). Kami telah memenangi Piala Eropa dan Piala Dunia. Kali ini, kami baru memenangi Piala Eropa. Kami baru mencetak treble. Belum pernah ada yang melakukan ini dalam sepak bola. Jadi, kami bangga.

T: Jika tak keberatan, apa komentar Anda tentang tim Inggris di turnamen ini?

J: Saya pikir, mereka bermain bagus. Namun, mungkin terlalu defensif, bukannya lebih menyerang dalam permainan. Mereka punya pemain-pemain yang harus ditundukkan. Mungkin mereka cenderung terlalu protektif di lini belakang daripada maju menyerang. Namun, saya suka cara Inggris bermain dan mereka hanya tidak beruntung saat kalah dalam adu penalti dengan Italia karena semua hal bisa terjadi.

T: Xavi mengatakan suka dengan gaya bermain Anda. Apakah gaya permainan terpengaruh oleh gaya yang diperagakan Xavi?

J: Tentu saja. Ini gaya permainan kami dalam enam tahun terakhir. Mungkin di Jerman kami tidak tampil seperti yang kami inginkan. Namun, setelah itu, kami tampil dalam level yang sangat-sangat tinggi. Kami sangat senang dengan cara permainan yang kami peragakan. Mungkin membosankan, tetapi itu hal yang berbeda. Anda bisa menilai sebuah tim membosankan, saya tidak terlalu memikirkan hal itu.

T: Apakah Anda pernah melihat permainan Brasil tahun 1970- an? Gaya permainan yang Anda tampilkan malam ini sepertinya mirip mereka....

J: Tidak. Kami mempersiapkan diri untuk final. Dan Anda membicarakannya. Kami hanya ingin tampil bagus, untuk negeri kami, untuk terus menang dan juara, membuat warga negeri kami tetap gembira. Ini Spanyol yang sangat sulit untuk dihadapi, tetapi membuat banyak orang gembira, setidaknya malam ini.

T: Bagaimana Anda mempertahankan tekad kuat dan determinasi untuk tetap bisa juara setelah begitu sering menang?

J: Sulit untuk menjelaskannya. Kami ini hanyalah manusia biasa. Kami berlatih keras, bermain keras, bermain tenis meja bersama sebagai teman, kami menonton film bareng, dan kami juga saling bertemu dengan keluarga masing-masing. Saya tidak tahu, ini atmosfer yang benar-benar indah. Kelihatannya satu generasi akan pergi, tetapi pemain yang ada tetaplah sama. Kami tetap sama. Kami sederhana, kami ingin bekerja keras, juga percaya keberuntungan.

T: Seberapa penting sosok Vicente del Bosque dalam hal ini?

J: Dia figur yang sangat penting karena dia selalu membuat suasana tenang dan menyebarkan ketenangan itu kepada kami. Dia tidak membuat kami gugup. Dia hanya ingin kami bermain seperti yang kami sukai dan Anda bisa nikmati. Dia benar-benar pelatih spesial bagi Spanyol.

T: Apakah generasi baru pemain Spanyol sudah siap mempertahankan sukses ini?

J: Kami harus terus melangkah. Xavi, Iker Casillas, dan Puyol telah tampil bersama timnas selama 12 tahun. Anda harus tetap mempertahankan performa. Mereka harus memikul tanggung jawab. Dan seperti Jordi Alba, dia tampil luar biasa, masih berusia 23 tahun. Kami ingin semua ini terus berlanjut.

Busquets, Iniesta, saya, Alba masih berusia 23 atau 25 tahun. Ini usia yang tepat untuk tampil pada turnamen level tinggi.

(Mh Samsul Hadi dari Kiev, Ukraina)


Via: Fabregas: Kami Lebih dari Sekadar Tim Sepak Bola

Sejam, Tiket Barcelona Vs MU Ludes Terjual


GOTHENBURG, KOMPAS.com Pertandingan persahabatan antara Barcelona melawan Manchester United (MU) di Stadion Ullevi, Gothenburg, Swedia, mendapat minat luar biasa. Diberitakan di situs resmi Barcelona, tiket pertandingan pada 8 Agustus 2012 itu habis terjual dalam sejam, Selasa (3/7/2012) pagi waktu setempat.

Salah satu fans, Gabriele De Ara, termasuk yang beruntung. Bersama saudara dan temannya, Daniel Krostofferson, Gabriele mendapatkan tiket setelah mengantre selama 17 jam. Harga per lembar tiket yang dibeli Gabriele sebesar 700 krona (sekitar Rp 1 juta).

"Harga tiket sebanding dengan apa yang kami dapat. Kami akan menonton dua tim hebat yang tampil di final Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir," ucap Gabriele.

Lain Gabreile, lain pula Anna. Ia telah menunggu lama mencoba membeli tiket secara online. Hasilnya ternyata nihil. Anna tidak mendapatkan tiket untuk pertandingan tersebut.

"Aku merasa takjub tidak mendapat satu tiket pun setelah mengantre beberapa jam sebelum tiket dirilis. Aku tidak tahu ke mana lebih kurang 50.000 tiket menghilang dengan cepat. Ini sangat tidak masuk akal," keluh Anna kepada Gothenburg Daily.

Mengetahui minat yang begitu besar, pihak sponsor sepertinya akan mengeluarkan tiket tambahan sekitar 8.000 lembar. Namun, konsekuensinya, para calon pembeli harus siap menonton pertandingan Barcelona versus MU dengan berdiri dan pandangannya terbatas. Sebab, kapasitas Stadion Ullevi hanya untuk 40.000 penonton.


Via: Sejam, Tiket Barcelona Vs MU Ludes Terjual

Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring


Sachsenring - Dani Pedrosa selalu kalah bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di sepanjang musim 2012. Di MotoGP Jerman akhir pekan ini, dia berharap bisa menang untuk menggenapi hat-trick podium teratas di Sachsenring.

Penampilan Pedrosa di musim 2012 ini sesungguhnya sangat stabil dan memuaskan tim Honda. Meski belum pernah memenangi balapan, dia berhasil enam kali naik podium dari tujuh balapan yang sudah digelar.

Jika ada peluang buat Pedrosa mengalahkan Stoner dan Lorenzo, maka kans tersebut terbuka sangat lebar di MotoGP Jerman. Di sana, pembalap asal Spanyol itu jadi juara di dua musim terakhir.

"Sachsenring menjadi lintasan di mana kami meraih sukses di masa lalu. Kami punya hasil yang sangat baik di sini dan ini adalah sirkuit di mana saya selalu menikmati balapannya," sahut Pedrosa seperti diberitakan Crash.

Dengan Lorenzo akhir pekan lalu gagal dapat poin, selisih Pedrosa dengan dua pembalap di posisi teratas kini hanya berjarak 19 poin. Itu artinya dia bisa saja menggeser kedua seterunya itu andai dapat posisi teratas.

"Setiap balapan punya nilai penting dan kami harus bekerja keras sambil menunggu waktu kami tiba. Kami menjalani akhir pekan yang bagus di Assen dan kami harus mengulanginya di Jerman; semoga kami bisa meraih kemenangan pertama di 2012, hal mana sangat kami inginkan saat ini," lugas Pedrosa.



Via: Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring

Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah


ROMA, KOMPAS.com - Mario Balotelli sepertinya belum percaya bakal menjadi seorang ayah. Penyerang Manchester City itu ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa anak yang dikandung oleh mantan pacarnya, Raffaella Fico, adalah darah dagingnya.

Publik Italia dibuat gempar dengan pengakuan Fico beberapa waktu lalu. Fico yang merupakan seorang model tersebut mengungkapkan tengah hamil empat bulan, hasil dari hubungan percintaannya dengan Balotelli.

Balotelli mengaku akan bertanggung jawab. Namun, ia ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan dirinya benar ayah dari janin yang dikandung Fico.

"Meskipun tidak suka berbicara mengenai kehidupan pribadi, aku merasa berkewajiban untuk menjelaskan hubunganku dengan Raffaella Fico. Hubungan kami berakhir pada awal April dan sejak itu kami belum pernah bertemu, atau mengetahui kabar satu sama lain," jelas Balotelli.

"Aku tidak ada hubungan lagi dengan Raffaella. Begitu juga dengan dia. Raffaella tahu betul bahwa sejak kami berpisah, aku tidak berniat untuk kembali kepadanya. Namun, aku tidak pernah membicarakan apa yang telah terjadi dengan kami, sekalipun ada hal yang tidak benar tertulis mengenai kami," tambahnya.

"Beberapa hari lalu, aku mendengar dari orang lain bahwa dia hamil. Terkait hal itu, aku menghubungi dia. Dia mengonfirmasikan bahwa dirinya benar hamil. Aku sangat kecewa. Aku tidak berpikir hal ini normal karena aku mengetahui segalanya setelah empat bulan (usia kandungan Fico)."

"Aku tidak mengerti mengapa dia tidak menghubungiku segera untuk mengatakan sesuatu yang cukup penting. Aku akan bertanggung jawab jika terbukti itu anakku," bebernya.

Balotelli malah menuding Fico hanya mencari sensasi. "Aku melihat dia berusaha menghasilkan uang dari cerita ini dengan menjual foto dan wawancara. Aku pikir, Fico sudah cukup terkenal sehingga tidak harus mengambil keuntungan dari cerita ini untuk tujuan publisitas," tegasnya. (GL)


Via: Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah

Ukraina Tunggu Permintaan Maaf BBC


KIEV, KOMPAS.com - Pemerintah Ukraina menunggu permintaan maaf dari British Broadcasting Corporation (BBC) atas laporan sebelum Piala Eropa 2012 bergulir. Saat itu, BBC mengklaim bila kasus rasialisme bakal meluas di Ukraina.

Mendengar hal tersebut, Menteri Luar Negeri Ukraina, Oleg Voloshin, memberikan tanggapan. "Saya tidak tahu kapan kami akan mendapatkan permintaan maaf dari wartawan BBC. Tapi, kami akan menuntut tanggung jawab mereka," kata Voloshin.

Kejadian ini bermula ketika ada sebuah berita BBC dengan judul "Stadiums of Hate". Berita tersebut menggambarkan mengenai kasus rasialisme serta kekerasan di stadion-stadion Polandia dan Ukraina.

Tetapi, pada kenyataannya, Piala Eropa 2012 berlangsung cukup aman. Hanya beberapa kasus saja terjadi berkaitan dengan rasialisme dalam sebuah pertandingan.

"Wartawan BBC yang bersangkutan akan dipanggil untuk berunding di Brussels pada awal Juli. Mereka akan menjelaskan atau meminta maaf untuk pemberitaan itu di hadapan wartawan lain yang melakukan perjalanan ke Piala Eropa 2012 lalu," sambungnya.

"Kita tidak mengatakan bahwa tak ada orang yang melakukan dugaan rasialisme di Ukraina. Kami mengatakan bahwa besaran masalah yang ditunjukkan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi. Itu sebabnya ada inisiatif untuk mengundang mereka untuk berunding," lanjutnya.

Voloshin juga menambahkan, ia berharap wartawan BBC akan menyampaikan informasi yang akurat mengenai Ukraina pada masa depan berkaitan pekerjaan mereka. Secara umum Ukraina menerima para wartawan dengan baik selama perhelatan Piala Eropa 2012.


Via: Ukraina Tunggu Permintaan Maaf BBC

Prandelli Siap Ikuti Jejak Spanyol


KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Italia, Cesare Prandelli, menegaskan bahwa "Gli Azzurri" dapat mengambil pelajaran positif dari pengalaman mengecewakan di Piala Eropa 2012. Usai Federasi Sepak bola Italia (FIGC) telah menjamin statusnya sebagai pelatih timnas untuk menuntaskan kontrak hingga 2014, Prandelli siap menatap ke depan dengan segudang rencana pengembangan timnas.

Prandelli siap untuk melanjutkan langkah pembaruan. Dia yakin bahwa timnya sedang berada di jalur yang benar untuk mengikuti jejak Spanyol.

"Kami perlu memiliki keyakinan yang kuat pada pengembangan (timnas) kami bahkan jika kami nanti menemukan kesulitan. Kami adalah negara dengan gagasan-gagasan yang kuno dan harus menemukan keberanian untuk berubah," ungkapnya seperti dilansir Sky Sport.

"Itu akan memakan waktu dan mungkin kami tidak siap, namun saat kami berada di situ, kami akan menang dan menang, dengan kesinambungan," lanjutnya.

Mantan pelatih Fiorentina ini menggantikan Marcelo Lippi setelah Italia dipermalukan dan harus keluar dari putaran pertama Piala Dunia 2010. Prandelli juga ditugaskan untuk meremajakan timnas dengan pemain-pemain muda berbakat serta merombak gaya permainan.

"Kami harus bangga dengan skuad ini. Kami datang ke kejuaraan Eropa untuk mengatakan 'kami ingin berubah' dan hasil di final tidak boleh menjadi alasan. Ada gairah besar dalam diri kami dan kemauan yang besar untuk menjadi lebih baik dan memperbarui sepak bola kami," tuturnya.

Italia diganyang 0-4 oleh timnas Spanyol dalam laga final di Kiev, Minggu (1/7/2012). Kekalahan telak itu membuat para pemain timnas sangat terpukul.

Sementara itu, kemenangan di hari Minggu membuat Spanyol menjadi negara pertama yang mampu memenangi tiga gelar turnamen besar di tingkat internasional secara berturut-turut. "La Furia Roja" berhasil membuktikan kapasitas maksimal tim yang dibangun dari pengembangan yang baik.

"Kami menghadapi tim nasional yang memiliki kesinambungan dalam pengembangannya. Sayang sekali kami memiliki satu hari lebih sedikit untuk mempersiapkan diri saat melawan Spanyol dan itu satu-satunya penyesalan saya. Namun, kami harus mengakui keunggulan Spanyol dan kapasitas mereka untuk melanjutkan prestasi mereka," tandas pelatih berusia 54 tahun itu.


Via: Prandelli Siap Ikuti Jejak Spanyol